2019 - KMB Mesir
Kabinet Recpect 2018-2019



Kairo;24/03/2019. Hari kedua pelaksanaan  Kambing Cup Season 8 yang diselenggarakan oleh Keluarga Mahasiswa Banten Mesir di Madinat Sporting Club berhasil lebih meriah dan ramai dibanding hari pertama sebelumnya, dimungkinkan karna untuk tempat pelaksanaan berbeda dari hari sebelumnya yaitu di El Wafaa El Amal Sport Centre.


Adapun Hasil pertandingan pada hari kedua yaitu babak semi final dan final berhasil dijuarai oleh tim Best Escape yang berhasil mengalahkan lawan timnya yakin IKPDN FC.

Tim Best Escape sang juara Kambing Cup 8

Sang Runner Up Kambing Cup  8









Kairo,/23/03/2019. Hari Pertama  Kambing Cup season 8 berhasil berjalan dengan lancar dan meriah, sehingga pada hari pertama berakhirlah  babak penyisihan 16 besar dengan hasil 8 tim yang lolos ke babak selanjutnya yaitu 8 besar. Kemudian dilanjut sampai menuju babak semi final yang akan di tundak pelaksanaanya di hari esoknya yaitu Minggu, 24   Maret 2019. Adapun tim-tim yang masuk 8 besar yaitu :
Klasemen Point Kambing Cup 8



Grup A :
1. Mummy Futsal
2. Hikmat

Grup B :
1. Best Escape
2. Markas Ushul

Grup C :
1. IKPDN FC
2. Lucky Fc

Grup D :
1.Rinjani FC
2. Syarlon FC.

Dan di antara delapan tim  yang berhasil lolos ke semi final yaitu :

1.Mummy Futsal

2. Best Escape
3. IKPDN Fc

4. Rinjani Fc

Mereka adalah tim yang akan berlaga pada hari kedua yang bertempat di Nadi Sporting Clup Madinat Nasr.
Update Klasmen Knock Out Kambing Cup 8





Kairo, Rabu,20/3/2019. Setelah dibukanya pendaftaran untuk peserta  Kambing Cup Season 8 pada pekan lalu hari Minggu,10 Maret 2018, para kawan kawan masisir berantusias untuk mendaftarkan teamnya di acara turnamen Kambing Cup 8, sehingga seperti apa yang disampaikan oleh panitia sebelumnya bahwa belum genap satu hari kuota pemdaftran pesertra sudah memenuhi batas. "Alhamdulillah semua team yang sudah mendaftar terlihat memang serius dalam turnamen Kambing Cup kali ini terlihat dari kecekatan mereka dalam pembayaran adminstrasi, dan lainya dalm keikutsertaan mereka" ujar Aditya Gilang selaku Koordinator acara panitia. berikut daftar 16 tim yang akan berlaga dalam turnament dan Drawing Grup Kambing Cup 8 :

Drawing Group Kambing Cup 8

1.   BORNEP FC

2.   ITTIHAD FC

3.   MUMMY FC
4.   HIKMAT FC

5.   LINGSHUNG FC

6.   MARKAZ USUL FC

7.   AN-NAWA FC

8.   BEST ESCAPE

\
9.   EL DAROSAH FC


10. IKPDN FC

11. LUCKY FC


12. DARWES FC

13. FSDL FC

14. RINJANI FC

15. AZKAR KAUNY FC

16. SYARLON FC


















Regulasi Penempatan Wisma Padepokan Banten
·        Ketentuan
1.      Permohonan untuk menempati Wisma Padepokan Banten harus melalui konfirmasi Badan Pengelola Padepokan
2.      Diwajibkan bagi yang menempati Wisma Padepokan untuk mengikuti tata tertib yang ditentukan Badan Pengelola
3.      Tata tertib penempatan Wisma Padepokan terlampir


·        Tata Tertib Tinggal Di Padepokan Banten
1.      Diwajibkan kepada yang tinggal di Padepokan Banten untuk menjaga Kelayakan Inventaris yang ada di Padepokan
2.      Tidak diperbolehkan bagi yang tinggal di Padepokan Banten untuk memindahkan Inventaris yang sudah ditentukan penempatanya
3.      Diwajibkan kepada yang tinggal di Padepokan Banten untuk menjaga kebersihan Padepokan
4.      Apabila yang menempati Padepokan melakukan kerusakan pada inventaris Padepokan maka pelaku kerusakan harus mengganti invetaris yang dirusaknya
5.      Diwajibkan kepada yang tinggal di Padepokan Banten membayar uang Infaq Setiap Bulanya sebesar yang ditentukan Badan Pengelola Padepokan
6.      Apabila yang tinggal di Padepokan Banten tidak mengikuti tata tertib di atas maka Badan Pengelola berhak menegur dan mengeluarkanya untuk tidak boleh tinggal di Padepokan Banten lagi.











Regulasi Peminjaman Inventaris Padepokan Banten


·        Ketentuan
1.      Permohonan untuk peminjaman Inventaris Padepokan harus melaui Konfirmasi Badan Pengelola Padepokan dalam bentuk surat tertulis
2.   Surat Peminjaman harus sampai pada pihak Badan Pengelola Padepokan paling lambat sebelum mengambil barang inventaris
3.   Peminjam diwajibkan mengembalikan inventaris pada waktu yang sudah disepakati antara Badan Pengelola Padepokan dan Penyewa
4.  Apabila  Penyewa tidak mengembalikan inventaris pada waktu yang melebihi  kesepakatan maka penyewa akan dikenakan denda sebesar 10 Le per hari
5.       Penyewa diwajibkan menjaga   inventaris
6.   Apabila terjadi kerusakan ketika masa peminjaman maka peminjam akan dikenakan denda sebesar  jumlah yang ditentukan  Badan  Pengelola Padepokan
7.       Data-data inventaris yang dapat dipinjamkan terlampir

·       Data Inventaris yang dapat dipinjam :
1.      Taplak meja
2.      Baju silat
3.      Baju marawis
4.      Alat marawis
5.      Meja lipat
6.      Meja (3)
7.      Permadani
8.      Kendang
9.      Gitar listrik
10.  Gitar Bass
11.  Mimbar









Regulasi Penyewaan Inventaris Padepokan Banten


·        Ketentuan
1.    Permohonan untuk penyewaan Inventaris Padepokan harus melaui Konfirmasi Badan Pengelola Padepokan
2.  Waktu konfirmasi kepada Badan Pengelola paling lambat 1 Hari sebelum hari pemakaian
3.      Batas maksimal pembatalan adalah 1 hari sebelum hari pemakaian
4.      Adapun Inventaris yang dapat disewakan antara lain :
A.      Proyektor  + Layar
B.      Sound System
C.      Microphone
5.      Membayar  biaya  sewa inventaris sesuai dengan harga ketentuan :
A.      Proyektor + Layar             : 100. Le Per Hari
B.      Sound System                    : 300. Le Per Hari
C.      Microphone ( 4 Buah )      : 100. Le Per Hari
D.     Mimbar                              : 200. Le Per Hari
6.      Penyewa diwajibkan menjaga  inventaris
7.  Apabila terjadi kerusakan ketika masa penyewaan maka penyewa akan dikenakan denda sebesar  jumlah yang ditentukan  Badan  Pengelola Padepokan
8.  Penyewa diwajibkan mengembalikan inventaris pada waktu yang sudah disepakati antara Penyewa  dan Badan Pengelola Padepokan
9.      Apabila  Penyewa tidak mengembalikan inventaris  melebihi waktu kesepakatan maka penyewa akan dikenakan denda sebesar 10 Le per hari

Download di :
https://drive.google.com/file/d/1Nss_nQhalbPR0FKaWdKhRgp-b8a3HjEW/view?usp=sharing









Regulasi Penyewaan Aula Pertemuan Padepokan Banten
·       

    Ketentuan
1.    Permohonan untuk pemakaian  untuk Aula  Pertemuan  Padepokan  Banten  harus melewati konfirmasi  Badan Pengelola Padepokan
2.     Konfirmasi kepada Badan Pengelola paling lambat 2 Hari sebelum hari pemakaian aula
3.      Batas maksimal pembatalan adalah 2 hari sebelum hari pemakaian
4.      Biaya Pembayaran sewa aula  sebesar :
a.       150.Le untuk  tiga jam pertama  dan selanjutnya 30.Le untuk setiap jamnya
b.      700.Le untuk setiap 24 Jamnya  jika pemakaian melebihi 24 Jam
5.      Pemakai aula diwajibkan menjaga kebersihan, kerapihan dan ketertiban Aula Pertemuan.
6.      Biaya pemakaian  Proyektor dan LCD di luar penyewaan Aula Pertemuan
7.      Fasilitas Aula Pertemuan terlampir



·        Fasilitas Aula Pertemuan :
1.      Sound System
2.      4 Buah Kipas Angin
3.      Background Acara
4.      1 Paket Sofa
5.      2 Buah Meja
6.      3 Toilet ( 2 Untuk Pria dan 1 untuk wanita)
7.      Tempat Wudhu




Kairo, Minggu10/03/2018. Pelaksanaan pra acara HUT KMB 43 dalam bidang olahraga, yaitu Kambing Cup Season 8, 2019 akan berlangsung kurang lebih  13 hari lagi. Kesiapan yang dilakukan panitia dari Keluarga Mahasiswa Banten Mesir terkhusus Divisi Publikasi  berdampak pada jumlah pendaftar peserta Kambing Cup Season 8 yang luar biasa .

Foto Bersama Panitia Kambing Cup Season 8 Seusai Rapat Kedua



Panitia Penyelenggara Kambing Cup Season 8 telah membuka waktu pendaftaran peserta pada dini hari yang lalu; Minggu, 10 Maret 2019 dengan kuota tim yang sangat terbatas, sehingga belum genap satu hari, pendaftaran pun telah melebihi kuota. Dan terdaftarlah 16 tim hebat yang akan bersaing akhir maret mendatang.

"Kambing Cup yang diselenggerakan KMB Mesir setiap tahunya memang selalu ditunggu-tunggu oleh masisir, ini terbukti dari pengalaman yang saya alami sebagai kontak Personal acara ketika banyaknya teman-teman masisir yang menghubungi saya untuk mendaftarkan diri menjadi peserta sebelum  hari pendaftaran" ujar Syaiful Muttaqin  dalam status instagramya.

Suasana Panitia mempersiapkan acara Kambing Cup pada Rapat kedua



Kairo.Senin 4/3/2019. Dalam rangka merealisasikan acara rutin tahunan Keluarga Mahasiswa Banten Mesir yang merupakan salah satu rangkaian pra acara HUT KMB 43, Panitia Kambing Cup Season 8 akan menyelenggarakan turnamen Kambing Cup season 8 pada tanggal 23 dan 24 Maret 2019.

Rapat Panitia Kambing Cup Season 8


Turnamen Kambing Cup pada kali ini akan diselenggerakan di tempat yang berbeda dari turnamen pada tahun-tahun sebelumnya, menurut hasil rapat divisi acara panitia pada hari Minggu,3 Maret 2019 lalu, tempat yang akan digunakan untuk acara  yaitu lapangan Elwafaul Amal.

Sedangkan untuk pendaftaran akan dibuka pada tanggal 10 Maret 2019 s.d 13 maret 2019. Pendaftaran dapat dilakukan dengan cara menghubungi penanggung jawab pelaksana atau akun sosial media Keluarga Mahasiswa Banten Mesir.

📞 Contact Person =
Syaiful Muttaqin  : +201554560306
TB Faiz Ahmad   :  +201270635128
Facebook  : Keluarga Mahasiswa Banten- KMB Mesir
Instagram : @kmbmesir
Website    : www.kmbmesir.com

#KMB #KAMBINGCUP2019 #SEASON8 #HUTKMB43 #YEARLYEVENT #ONTHISMARCH




Coming Soon on March

--: KAMBING CUP 8 :--

Rising up the glory by maintaning solidarity and unity


Olahraga Futsal bukan hanya sebatas olahraga. Tetapi permainan futsal  merupakan pertandingan dengan primadona di lapangan. Dan menjunjung tinggi fair play. Bagi pecinta sejatinya, futsal bukan hanya soal  menggiring dan menendang bola sampai memasukkannya ke dalam gawang.  Ada cinta dan pengorbanan di balik itu.

Dalam rangkaian acara Banten Culture Festival 43/ HUT KMB 43, Keluarga Mahasiswa Banten Mesir kembali akan mengadakan turnamen futsal untuk masisir yang kini telah menginjak season 8.Pada tahun ini Kambing Cup akan diselenggarakan pada akhir bulan maret mendatang. "seluruh panitia telah sepakat akan menyelenggarakan kambing Cup tahun ini pda minggu akhir bulan maret besok, dan kami sudah pastikan untuk waktunya tidak akan bertabrakan dengan jadwal kegiatan olahraga lainya seperti Piala Presiden, dll' ujar Syaiful Muttaqin selaku ketua Pelaksana





PERJALANAN BERLIKU MENUJU RUMAH IDAMAN

BERMULA DARI
Persisnya saya kurang tau pasti. Tapi, kira-kira usaha mengajukan proposal pengadaan Rumah Daerah Banten di Mesir sudah dimulai sejak tahun 2002. Saat itu saya belum genap setahun di Mesir, dibawah kepemimpinan Asep Sofwatullah.
Usaha lobi dan pendekatan kekeluargaan kepada Para Stakeholder Pemprov Banten pun terus dilakukan. Tapi, belum ada tanda-tanda baik untuk KMB Mesir. Seiring berjalannya waktu, kepemimpinan KMB terus berganti. Setelah Asep Sofwatullah, tampuk KMB berpindah ke Iwan Abdul Aziz di pertengahan tahun 2003. Berlanjut terus ke Jajang Hidayat di pertengahan tahun 2004, Saya (Edi Hudiata) di tahun 2005, Abdul Aziz di tahun 2006 dan Ahmad Badrudin di tahun 2007.
Seiring pergantian Ketua KMB, maka Ketua Panitia Pengadaan Rumah Daerah pun mengalami penyesuaian, meski tidak diganti secara keseluruhan. Mulai dari Lili Halili, Irfan Lirisfana sampai yang paling akhir Yogi Hendardi.
Tahun 2006 sampai 2008 menjadi tahun yang amat bersejarah bagi saya pribadi, kawan-kawan alumni Mesir di Banten juga kawan-kawan KMB Mesir. Di akhir tahun 2006, semua yang berkaitan dengan proposal pengajuan rumah daerah diperbarui dan dimulai dari nol lagi.
Dulu saat saya pulang ke Indonesia, saya bawa proposal PPRD dan langsung diajukan ke Pemprov Banten. Kemudian, karena belum ada kabar baik, proposal juga diajukan ke Mas’a Toyib (anggota Komisi IV) dan Agus Puji Raharjo (Ketua PANANG DPRD Banten) yang kebetulan singgah ke Mesir di sela perjalanan umrahnya ke Saudi.
Di Indonesia saya dan Hikmatullah menindaklanjuti proposal yang dibawa Mas’a dan Agus Puji. Sampai Hikmat kembali ke Mesir, berita terakhir yang kami dapat masih harus menunggu karena proposal sedang diproses. Tapi kami belum tahu sampai dimana prosesnya.
Kawan-kawan Banten di Mesir juga telah mengirim proposal ke Ady Surya Darma (Ketua DPRD Banten) melalui Bang Haji Rohim dan Sutriahol di Saudi Arabia. Dalam perjalanannya, Pak Ady kemudian menyetujui untuk membantu KMB Mesir pada suatu sidang di DPRD Banten. 

DARI GEDUNG KORPRI KE GEDUNG KORPRI
Dalam rangka melengkapi seluruh persyaratan, kami telah menemui beberapa stakeholders di provinsi Banten, antara lain: Asda I, Kabiro Kesra, Kabiro Hukum, DPKAD, dan Ketua DPRD. Dari audiensi tersebut kami mendapatkan saran dari berbagai pihak, bahwa harus ada Yayasan Alumni untuk menerima dana hibah ini. Karena dari aspek hukum, hanya yayasan yang berakta notaris lah yang berhak dan diperbolehkan untuk menerima dana hibah.
Kami berkumpul di Gedung Korpri yang terletak di Kawasan Pusat Pemerintah Provinsi Banten pada hari Ahad tanggal 30 Maret 2008 ba’da Magrib, sekaligus membahas apa yang perlu disampaikan esok hari dalam audiensi dengan Gubernur Banten.

Saat itu hadir Asep Sofwatullah, Lili Halili, Abdul Aziz, Saya, dan Pak Kurdi. Kami membahas nama Yayasan, yang kemudian disepakati bernama Yayaysan Alumni Mesir Banten (YAMSI BANTEN). Kemudian dilanjutkan dengan memosting nama-nama pengurus mulai dari pembina sampai pengurusnya.
Susunan pengurus ini, dalam perjalanannya mengalami perampingan. Karena menurut Notaris Syahrudin, saat kami menghadap pada Rabu tanggal 2 April 2008, nama-nama pembina, pengawas dan pengurus harus ada fotokopi KTP-nya. Akhirnya, setelah merampingkan pengurus, saya dan Aziz bergerilya keliling ke rumah/tempat kerja kawan-kawan yang bisa diakses. 
Rute perjalanan dimulai dari Sekolah Mang Uus di MAN 2 Serang, kemudian ke Pak Mas’a Toyib di Kantor DPW PKS, dilanjut ke Pak Syibli dan Endang Saeful Anwar di IAIN Serang, kemudian ke Tb. Najmudin di Taman sampai ke rumah Aziz di Cikande masuk dalam (saya belum yakin kalau daerah Aziz sudah masuk dalam peta  :P), karena ia tidak memiliki KTP, maka paspornya yang ketinggalan di rumah terpaksa harus diambil.

Selesai mengumpulkan berkas, yayasan pun diproses, dan selang 2 hari kami sudah dapat Cover Notes atau bukti tanda bahwa YAMSI telah sah terdaftar sebagi lembaga yang berbadan hukum. Berkas Cover Notes itu segera kami masukan ke Pemprov ditembuskan ke semua Kabiro. Hari berikutnya, Selasa tanggal 8 April 2008 kami membuat Rekening atas nama Yayasan di Bank Jabar cabang induk Serang.
Setelah itu, pada hari Rabu tanggal 9 April 2008 kami menyusul surat PPRD KMB Mesir dengan mengirimkan permohonan pencairan dana dari YAMSI ke Gubernur. Tanggal 17 April 2008 surat YAMSI tersebut didisposisi untuk segera diproses oleh Gubernur. 
Alhamdulillah, atas berkat rahmat Allah dan bantuan berbagai pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu, Keluarga Mahasiswa Banten di Mesir mendapat bantuan dana hibah sejumlah 2 Milyar. 
Hari Rabu tanggal 23 April 2008 ada kepastian bahwa besok bisa dilakukan penandatanganan Berita Acara Pembayaran alias pencairan dana. Kamis tanggal 24 April 2008 pengurus YAMSI hadir di Gedung Korpri untuk penandatanganan serah terima dana hibah. 
Hari Kamis tanggal 24 April 2008 jam 11 siang, Asep, Aziz dan Tb janjian ketemuan di alun-alun Serang. Kemudian mereka menjemput saya di kantor lalu menuju Gedung Korpri. Sebelum ke Gedung Korpri kami ditraktir makan siang di restoran Padang oleh Asep yang sudah jadi bos kapal hehe...

DETIK-DETIK MENEGANGKAN
Kami shalat dzuhur di Mushola Gedung Korpri, sambil menunggu para pejabat yang sedang rapat Musrenbang, kami ngobrol sambil memprediksi kira-kira apa yang terjadi nanti. Aziz membayangkan kalau sekiranya pencairan itu tidak jadi hari itu, maka alasan apa yang akan disampaikan ke temen-temen di Mesir. Sampai Aziz bergurau, “Pokoknya kalo hari ini ga jadi pencairan dana, gue ngundurin diri dari YAMSI dan Panitia di Indo hehehe” sambil tertawa cemas.
Asep ikut nyerocos dengan gayanya yang santai, “kalo lo begitu, apalagi gue... hehe”. Suasana saat itu persis seperti salah satu program acara di stasiun televisi, “Harap-harap Cemas”. Tb Najmudin hanya tersenyum, sesekali dia melihatkan iklan di koran tentang Mak Erot sambil terkekeh. Saya, masuk bersama mereka dalam harap dan cemas.
Pukul 15.30 Pak Jaka dan Pak Rabiun dari DPKAD Provinsi Banten datang membawa map berisi berkas. Dag-dig-dug perasaan kami bertanya-tanya apa yang akan dikatakan mereka.
Pak Jaka menyampaikan bahwa BAP telah ditandatangai oleh Kepala DPKAD yang saat itu sedang berada di Le Dian acara Musrenbang. Maka setelah ditandatangani oleh YAMSI BANTEN maka dana itu sudah ditransfer ke rekening YAYASAN hari itu juga.
Alhamdulillah, kalimat pertama yang kami luapkan atas kemahakuasaan Allah. Saya pun menandatangani BAP itu dengan perasaan campur baur. Bahagia dan haru. Bahagia karena akhirnya KMB akan segera memiliki Rumah Idaman, dan haru jika melihat seluruh perjalanan yang berliku. Perasaan gemetar juga sesekali muncul saat saya melihat nominal di kertas itu.
Usai penandatanganan, kami menyalami Pak Jaka dan Pak Rabiun mengucapkan terima kasih. Tak lupa, kami juga berdoa semoga Allah menyaksikan ini sebagai amal ibadah mereka.
Begitulah Perjalanan Berliku Menuju Rumah Idaman. Semoga apa yang telah kita usahakan bisa dimanfaatkan oleh KMB Mesir untuk meningkatkan eksistensi mereka sebagai Duta Masyarakat yang tengah tafaquh fiddin.

Edi Hudiata
Tulisan ini untuk mengenang perjuangan kawan-kawan pada April 2008 yang lalu. Tulisan ini dibuat setelah penandatangan serah terima dana hibah. Barakallahu liljami.




Berikut susunan personalia Badan Pengelola Padepokan Keluarga Mahasiswa Banten (BP-KMB) Mesir Masa Bakti 2018-2019 melalui lampiran Surat Keputusan Tentang Pengangkatan Badan Pengelola Padepokan Keluarga Mahasiswa Banten Periode 2018-2019 Nomor : 03/SK/MPA-KMB/KMB/VII/2018 pada tanggal 27 Juli 2018.

SUSUNAN BADAN PENGELOLA PADEPOKAN
KELUARGA MAHASISWA BANTEN REPUBLIK ARAB MESIR
MASA BAKTI 2018-2019

Majelis Permusyawaratan       Ahmad Ramdani Anis, Lc                    
Anggota (MPA)                             Bagus Fadli, Lc              
                                                        Dimyati Khoir
                                                        Iqbaul Haq, Lc
                                                        Niken Agustin

Badan Pengawas                       :  H. Ade Suwardi Halabi
                                                         Feby Nuryadi M. Ahyar
                                                         Muhammad Haris

Direktur                                        Zaki Zaenal Muttaqin

Badan Administrasi                  :  Muhammad Raffiudin Akbar

Badan Pemeliharaan,               :   Muhammad Izzudin
Pemanfaatan Gedung,                Ahmad Rivaldi
dan Inventaris                                Mukhlis Abdi
                                                         Muadz Nasith Ridha


Badan Pengembangan              :  Royhan Aziz Al Khairy
Dana dan Usaha                            M. Iksan Fahmi Nursyeha
                                                          Siti Rochmatul Hurriyah
                                                          Angga Nur Pratama