March 2017 - KMB Mesir
Kabinet Cekatan 2016-2017
Pelataran Masjid Al-Azhar Mesir
Menjadi mahasiswa/i di salah satu Universitas tertua di dunia tentu merupakan hal yang luar biasa. Ya, Universitas Al-Azhar seringkali disebut sebagai kiblat ilmu terkhusus dalam disiplin ilmu keislaman. Sudah tidak diragukan lagi, ulama-ulama dunia sekaliber Dr. Yusuf Qardawy, Syaikh Ali Jumah, Prof. Dr. Ahmad Thayyeb, Prof. Dr. Quraish Syihab lahir dari rahim Al-Azhar Mesir.

Universitas yang telah berumur ribuan tahun ini menyimpan khazanah keislaman yang melimpah ruah, manhaj moderat yang diusung oleh Al-Azhar mengajarkan kita untuk tidak serta merta melihat permasalahan yang terjadi dari satu sisi. Moderasi Islam semakin menemukan titik terang seiring kokohnya Al-Azhar, Islam yang damai dan toleran tentu menjadi impian semua umat manusia di dunia yang fana ini.

Masih ingatkah kita dengan sosok Abdullah Azzam dalam film "Ketika Cinta Bertasbih"? Film yang disutradarai langsung oleh alumni Al-Azhar ini sukses membuat banyak antrian di bioskop-bioskop seluruh tanah air. Tidak hanya itu, Habiburrahman El-Shirazy atau yang akrab disapa Kang Abiek juga telah berhasil menelurkan mimpi-mimpi baru bagi pemuda-pemudi Indonesia untuk dapat menggapai ilmu di Universitas Al-Azhar Mesir. Hal ini tentu dibuktikan dengan fakta semakin meningkatnya jumlah mahasiswa/i baru Universitas Al-Azhar dari Indonesia setiap tahunnya.

Al-Bantani Community sebagai mediator resmi dibawah Ikatan Alumni Al-Azhar Indonesia wilayah Banten (IAAI Banten) berupaya menjembantani para calon penerus bangsa yang ingin menuntut di Negeri Seribu Menara dengan pelayanan yang maksimal dan terbaik.

Apakah anda ingin menjadi salah satu bagian sejarah peradaban ilmu di Universitas Al-Azhar? Apakah anda ingin seperti sosok Abdullah Azzam? Atau menjadi seperti Habiburrahman El-Shirazy? Atau bahkan menjadi ulama sekaliber dunia? Silahkan hubungi Al-Bantani Community sekarang juga. Karena Universitas Al-Azhar, kini didepan mata!


Kantor Pusat: Jl. Raya Palka KM.20, Kp. Cimoyan Desa Sukadana Kec. Ciomas Kab. Serang Provinsi Banten 42164

H. Reza Rizki Febrian, Lc (Alumni Universitas Al-Azhar Mesir)
Direktur Al-Bantani Community 

Telp/Whatsapp: +6281906335633
Facebook: Albantani Bimbel Mesir
Fanspage: Al Bantani Goes To Al-Azhar 
Website: www.albantaniec.blogspot.com / www.kmbmesir.com
Norek Bank Mandiri: 1630002240185
KMB Mesir – Kelas Seni Budaya KMB Mesir resmi dibuka hari ini (14/3/2017) di Padepokan KMB Mesir yang terletak di bilangan Zahra, Madinat Nasr. Seni budaya merupakan penjelmaan rasa seni yang sudah menjadi budaya yang termasuk dalam aspek kebudayaan, yang dapat dirasakan oleh orang banyak dalam rentang perjalanan sejarah peradaban manusia.

Sudah jamak diketahui, Indonesia dengan hamparan ribuan pulaunya memiliki beragam kesenian dan budaya yang harus diwariskan serta dijaga agar tidak binasa oleh masa.
Sebagai generasi muda, kita sepatutnya mempelajari dan menjaga seni budaya agar tidak luntur dan tentu saja juga sebagai sarana mengekspresikan diri dan mengembangkan potensi sebagai fitrah yang dimiliki manusia. 

Keluarga Mahasiswa Banten (KMB) Mesir sebagai wadah pengembangan bakat dan keterampilan mahasiswa/i Banten di Mesir berupaya untuk mencapai tujuan mulia tersebut dengan mengadakan Kelas Seni Budaya.

Kelas Seni Budaya yang diusung oleh Kabinet Cekatan 2016-2017 ini memiliki konsep seperti layaknya ekstrakurikuler yang terdapat di sekolah-sekolah. Para peserta kelas dijadwalkan untuk berlatih berbagai kesenian dan kebudayaan yang dibimbing langsung oleh para mentor/pelatih yang berbakat di bidangnya. Diantara kesenian dan kebudayaan yang diajarkan dalam kelas ini adalah: Silat Banten, Marawis, Rampak Bedug, Tari dan Musik (Gitar, Piano, Bass & Drum).

Bermula dengan latihan marawis dan rampak bedug pada siang hari, kelas dilanjut dengan pelatihan piano dan musik (gitar, piano, bass & drum) hingga sore hari. Kemudian usai magrib dilanjutkan dengan pelatihan silat hingga usai.

Pelatihan Marawis & Gitar

Pelatihan Silat Banten

Pelatihan Marawis
Pelatihan Piano

Antusiasme warga KMB Mesir khususnya cukup baik dalam agenda ini, terlihat dari cukup banyaknya peserta kelas yang hadir dan disiplin mengikuti setiap kelas yang sudah diagendakan.

"Program ini memang sengaja dibentuk dan akan terus kami upayakan kedepannya menjadi agenda rutin agar semakin banyak pemuda-pemudi Indonesia terkhusus Banten yang senantiasa peduli terhadap warisan seni dan budaya leluhur serta memiliki bekal potensi diri agar kelak menjadi generasi penerus bangsa yang penuh bakat dan siap pakai demi kemajuan daerah dan bangsa." Tutur Ade Suwardi selaku Gubernur KMB Mesir 2016-2017.

Untuk seluruh Keluarga Mahasiswa Banten dan Mahasiswa Indonesia di Mesir lainnya yang ingin bergabung dapat mengisi form yang dapat diakses melalui link ini: https://goo.gl/forms/zMeoaiDGH17PSkRN2  dan tunggu Kelas Seni Budaya (KSB) selanjutnya! (Z)
Athoillah Muslim, S.H.i, M.A bersama Dosen Pembimbing,
Dosen Penguji didampingi Istri & Ibunda tercinta
KMB Mesir – (5/3/2017) Atoillah Muslim, S.H.i, M.A seorang mahasiswa asal Banten resmi meraih gelar master dalam bidang ushul fikih dari Universitas Islam tertua di dunia, Al-Azhar Mesir.

Prestasi ini menambah deretan mahasiswa asal Indonesia yang berprestasi di Mesir. Tampaknya hari ini akan menjadi salah satu catatan sejarah terindah baginya, melihat raihan prestasi yang terbilang prestis dan langka ini memang tidak mudah dicapai. Pasalnya, butuh ketekunan dan usaha yang ekstra untuk menyematkan gelar master dari Universitas yang dikenal dengan tingkat kesulitan dan ketegasan yang tinggi ini.

Atoillah Muslim yang kerap disapa Atho berhasil mempertahankan tesisnya dihadapan dewan penguji yang terdiri dari Prof. Dr. Solahuddin Muhammad ‘Abdul ‘Athi Zaydan (Guru Besar Ushul Fikih Universitas Al-Azhar Kairo) dan Prof. Dr. ‘Abdu Salam ‘Abdul Fatah Muhammad ‘Afifi (Guru Besar Ushul Fikih Universitas Al-Azhar Tafahna) dalam sidang tesis yang berlangsung kurang lebih 3,5 jam di Aula Kuliah Syariah Islamiah Universitas Al-Azhar.

Penelitian Atho yang berjudul “Dirasah Wa Tahqiq Kitab Al-Qistas Al-Maqbul Al-Kasyif Lima’ani Mi’yari Al-‘Uqul Fii ‘Ilmai Al-Jadal Wal Ushul” karya Imam Nashir Lidinillah Bin ‘Izzudin Bin Hasan Bin ‘Ali dibimbing langsung oleh seorang pakar ushul fikih ternama Universitas Al-Azhar, Prof. Dr. Mahmud ‘Abdurrahman yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Jurusan Ushul Fikih Al-Azhar Mesir.

Perjuangan dan kerja keras yang dikerjakan selama bertahun-tahun membuahkan hasil manis, dewan penguji memberikan predikat Mumtaz (Cum laude) untuk tesisnya. Suasana tegang yang sebelumnya menyelimuti ruangan sidang selama berjam-jam seketika berubah menjadi haru dan bahagia setelah dewan penguji membacakan hasil penilaian. Terlebih, Ibunda dan istri tercintanya sengaja didatangkan dari Indonesia untuk turut menemani dalam momen berharga dan spesial ini.

Sidang tesis ini disaksikan oleh Pejabat KBRI Bapak Harun Rasyid dan Bapak Hikmatullah , segenap Keluarga Mahasiswa Banten (KMB) Mesir, Komunitas Muntada (Pasca Sarjana Al-Azhar Indonesia – Mesir), Senat Fakultas, beserta puluhan pelajar dan mahasiswa/i Indonesia di Mesir.

Pemberian Sertifikat Penghargaan oleh Keluarga Mahsiswa Banten (KMB) Mesir

Pemberian Sertifikat Penghargaan oleh Senat Fakultas Syariah Islamiiah

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama dan pemberian sertifikat dari Keluarga Mahasiswa Banten (KMB) Mesir yang diserahkan oleh Muhammad Zidni Ilmi selaku Wakil Gubernur KMB bersama seluruh jajaran panitia dan pengurus Kabinet Cekatan 2016-2017. Terimakasih kepada seluruh panitia sidang yang secara sukarela membantu kelancaran jalannya persidangan.

“Semoga dengan pencapaian Mang Atho ini, warga KMB Mesir khususnya tidak ada lagi yang merasa kurang percaya diri untuk menempuh pendidikan Pasca Sarjana di Al-Azhar.” ujar salah satu mahasiswa yang akrab dipanggil Bang Dim. -Z- (Foto: Saeful Jihad, Chamdoen Ghozaly Manan, Aal Febriansyah)