2016 - KMB Mesir
Kabinet Cekatan 2016-2017
Kairo (25-26/11/2016) Dewan Pengurus masa bakti 2016-2017 (DP-CEKATAN) ini merupakan aksi nyata dalam upaya membentuk karakter kepemimpinan dalam diri warga KMB sebagai bagian dari pemuda-pemudi harapan bangsa.

Dengan tema "Mencetak Pemimpin yang Berbudi Tinggi dan Berakhlak Islami" diharapkan agenda ini dapat mencetak generasi berjiwa pemimpin yang berbudi pekerti luhur dan berakhlak islami. Seperti kita ketahui bersama bahwa kepemimpinan merupakan hal yang patut dimiliki oleh setiap orang dalam setiap lini kehidupan.
Jumat, 25 November 2016 - Acara dibuka dengan lantunan ayat ilahi, kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan oleh Ketua Panitia, Gubernur KMB-Mesir, dan MPA-KMB Mesir. Acara yang diikuti kurang lebih oleh 40 peserta ini berjalan dengan lancar dan meriah.

Latihan Dasar Kepemimpinan Warga (LDKW) pada hari pertama diawali dengan materi “Ekspektasi Diri” yang disampaikan oleh Hanifah Jamil, Lc (Aktfivis Fatayat NU, PII & KMB) sebagai Instruktur. Pada materi ini para peserta diajak untuk merencanakan segala sesuatu dengan baik dan bagaimana agar dapat mewujudkan cita-citanya.

Setelah para peserta mulai memahami tujuan, cita-cita sekaligus metode yang baik untuk mewujudkannya menjadi nyata, materi dilanjutkan dengan “Teori Kepemimpinan” yang dibawakan oleh Febryna Rizka Pratiwi (Mantan Wakil Ketua WIHDAH-PPMI Mesir 2015-2016 & Ketua II Simposium Internasional Kairo). Para peserta terlihat begitu antusias mencerna berbagai teori dan pemahaman tentang kepemimpinan yang disampaikan pemateri.

Materi ketiga pada hari pertama ditutup oleh Solihin Ma’ruf (Mantan Ketua Pwk. PII Mesir) dengan materi “Manajemen Konflik”. Layaknya sebuah pepatah mengatakan “Tak Ada Gading Yang Tak Retak”, begitupun dalam aspek kehidupan, tentu dalam perjalanan kita akan dihadapkan dengan berbagai konflik dan masalah yang silih-berganti bermunculan. Para peserta dibekali pelatihan untuk dapat menyelesaikan konflik dengan baik, sikap kepemimpinan ditanamkan dalam diri setiap peserta agar kelak mampu bertahan dan melewati masa-masa ini dengan mental yang kuat, berfikir cerdas dan menjadi problem solver. Acara pada hari pertama ditutup dengan ramah tamah yang disediakan oleh panitia.

Sabtu, 26 November 2016 – Memasuki hari kedua, rentetan agenda Latihan Dasar Kepemimpinan Warga (LDKW) diawali dengan senam bersama seluruh peserta dan panitia. Hal ini bertujuan agar membiasakan diri memiliki pola hidup yang sehat dan bugar. Seusai senam bersama, acara dilanjutkan dengan materi “Jurnalistik” yang dipandu langsung oleh M. Fardan Satrio, Lc (Ketua PCI Muhammadiyah Mesir). Peserta terlihat semakin antusias dengan berbagai pemahaman dan ilmu baru yang diberikan oleh para pemateri. Dalam materi ini, peserta tidak hanya diajarkan bagaimana menulis dengan kaidah yang baik dan benar, namun juga tentang bagaimana menjadi penulis berkualitas yang mampu melihat satu hal dengan berbagai sudut pandang.

Materi kedua; “Manajemen Waktu”. Pada kesempatan ini, materi dibawakan langsung oleh Rahmah Rasyidah, Lc (Ketua WIHDAH-PPMI Mesir 2016-2017). Sebagai nahkoda WIHDAH-PPMI Mesir yang mengayomi seluruh keputrian Nusantara dalam organisasi induk Mahasiswa/i Indonesia di Mesir, pemateri berbagi pengalamannya dan mengajarkan kepada para peserta untuk dapat mengatur waktu dengan baik.

Setelah “kenyang” disuguhi dengan berbagai materi dan teori, para peserta diberikan wadah praktik untuk mengimplementasikan hal-hal yang sudah diajarkan. “Simulasi Persidangan”, hal ini merupakan sarana yang tepat untuk menumbuhkan semangat peserta dalam berdinamika. Simulasi yang dipimpin langsung oleh Ahmad Furqon Febriansyah (Aktivis Pwk. PII Mesir) & Shinta Destiyana, Lc (MPA-KMB Mesir) berlangsung seru dan lancar. Para peserta mulai terbiasa untuk bersinggungan langsung dengan konflik dan permasalahan yang terjadi dalam persidangan.

Beranjak ke materi terakhir, H. Abdul Gofur Mahmuddin (Mantan Presiden PPMI Mesir 2015-2016) menutup rentetan materi dalam acara ini dengan pembahasan mengenai “Public Speaking”. Sebagai pemimpin tentunya kita tidak dapat dipisahkan dari sebuah retorika, hal yang lazim dimiliki oleh para pemimpin. Kemampuan memimpin tidak hanya membutuhkan hal yang bersifat teoritis, namun juga membutuhkan skill khusus agar dapat menyampaikan sesuatu dengan baik, sistematis dan efektif. Sehingga seorang pemimpin dapat didengar dan dipahami oleh anggotanya demi mewujudkan tujuan organisasi dan juga seorang da’i membawa pesan-pesan mulia yang ingin disampaikan agar dapat dicerna dengan baik oleh para pendengarnya.

Sebelum acara usai, pembimbing membacakan hasil penilaiannya yang dilakukan selama 2 hari untuk memilih peserta terbaik yang –tentunya– dinilai melalui berbagai aspek dan pertimbangan. Peserta terbaik putra diraih oleh M. Rapiuddin Akbar dan Holi Afidah sebagai peserta terbaik putri. Selamat! Tentu hal ini tidak lain bertujuan sebagai pemacu untuk para peserta lain agar lebih mampu mengaplikasikan sikap kepemimpinan mereka dalam menjalani kehidupan.

Acara Latihan Dasar Kepemimpinan Warga (LDKW) ditutup dengan pemberian sertifikat penghargaan kepada para pemateri/instruktur, ketua panitia, para pembimbing dan juga para peserta, sebagai bentuk apresiasi tinggi atas kontribusinya selama acara ini berlangsung, kemudian foto bersama dan diakhiri dengan ramah tamah.

Alhamdulillah. Terimakasih kepada seluruh jajaran MPA, Badan Otonom ( BP, AHSANTA & KRAKATAU), Dewan Pengurus-KMB Mesir, para Instruktur, segenap panitia, peserta dan seluruh pihak yang berkontribusi langsung atas terselenggaranya acara ini. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi batu loncatan untuk membentuk pemimpin-pemimpin yang berbudi tinggi dan berakhlak islami.
STRUKTUR BADAN OTONOM AHSANTA KELUARGA MAHASISWA BANTEN ( KMB ) MESIR 2016-2017

STRUKTUR DEWAN PENGURUS 
KELUARGA MAHASISWA BANTEN ( KMB ) MESIR 2016-2017  
CEKATAN ( Cerdas, Enerjik, Kreatif, Aktif, Terampil, dan Nyaman )

MAJELIS PERMUSYAWARATAN ANGGOTA ( MPA )
Koordinator                         : Bahrul Ulum, Lc
                                               Nurul Ahmad
                                               Ade Reza Muhammad
                                               Ahmad Nabawi
                                                Shinta Destiyana, Lc

Ketua                                  : Ade Suwardi Halabi
Wakil Ketua                       : Muhammad Zidni Ilmi
Sekretaris Jendral               : Saeful Jihad
Sekretaris I                         : Feby Nuryadi
Sekretaris II                        : Muhammad Abdul Jabar Al Farisy
Bendahara I                        : Rusly Apriansyah
Bendahara II                       : Muhammad Arrafi
 
DEPDIK (Departemen Pendidikan)
Koordinator                         : Ahmad Andika Pratama
                                               Asep Haeruddin
                                               Lana Muhibbul Falah
                                               Muammad Iqbal
                                               Rihna Karlina

DEP. SOSBUD (Departemen Sosial dan Budaya)
Koordinator                         : Faruq Ibnu Umar
                                               Saeful Bahri
                                               Royhan Aziz Al Khairy
                                               Iqbal Akhdan
                                               Latifatun Nurlaili


Kairo, Sabtu (10/12/2016) Keputrian Keluarga Mahasiswa Banten (KMB) bekerjasama dengan Keputrian Forum Silaturahmi Daar el-Qolam dan Latansa (FSDL) mengadakan pelatihan masak Siomay dan Pisang Coklat di kediaman Teh Eko Linda, Madrosah Hay-Asyir. Kegiatan ini dibimbing langsung oleh sesepuh KMB, Teh Ratu Kanaya dan anggota keputrian KMB, Nur Indah Fitriana. Acara pelatihan masak ini berlangsung dengan penuh keharmonisan, semangat, canda dan tawa. 

Salah satu agenda Keputrian KMB ini diadakan dengan tujuan pengembangan bakat para calon Ibu dalam hal memasak. Seperti kita ketahui bersama bahwa memasak adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari diri seorang wanita. Agenda ini juga bertujuan untuk menjalin silaturahmi yang lebih erat antar sesama anggota Keputrian Nusantara di wilayah mahasiswi Indonesia di Mesir.

Diawali dengan sesi perkenalan anggota KMB dan FSDL bersama sesepuh KMB yang hadir, kemudian dilanjutkan dengan pembagian tugas memasak. Semua anggota melaksanakan tugasnya masing-masing dengan semangat dan dipenuhi dengan obrolan-obrolan singkat yang mengundang tawa. Acara diakhiri dengan makan bersama setelah itu, berdoa bersama untuk kemudahan ujian dan memberikan hasil masakan ke sekretariat KMB dan FSDL.

Pelatihan memasak ini sekaligus menandakan berakhirnya program Keputrian di termin 1 untuk sementara waktu. Sampai bertemu kembali di termin 2, dulur-dulur semua :)

Peserta Pelatihan Menikmati Hasil Masakan


Peserta Pelatihan Sedang Mempersiapkan Bahan Masakan
Pisang Coklat Hasil Pelatihan Masak
Siomay Hasil Pelatihan Masak

Kairo, Sabtu (3/12/2016) Marawis An-Nawawi milik Keluarga Mahasiswa Banten memenuhi undangan KBRI Cairo untuk tampil dalam Primaduta Award 2016. 
Ada yang berbeda pada penampilan tim marawis kali ini, selain sebagian personil yang terlihat mengalami perubahan dan pergantian, ada hal unik lainnya. Ya, dalam kesempatan ini Marawis An-Nawawi sekaligus "menjajal" kostum barunya yang masih "fresh" datang dari Indonesia. 
Seragam kebanggaan berwarna putih dengan corak emas serta peci yang dihiasi bulu indah ini sukses mewarnai pagelaran acara yang diselenggarakan KBRI Cairo. 
Para hadirin yang berada dalam ruangan Wisma Duta pun bertepuk tangan meriah melihat penampilan tim marawis kebanggaan Mahasiswa Banten di Mesir ini.







Ahsanta Edisi ke-62


Pendidikan di Indonesia saat ini masih menghadapi persoalan dan tantangan yang kompleks dan mendasar, sekaligus menyongsong harapan di tengah era global.

Kegamangan pendidikan salah satunya disebabkan oleh keraguan menetapkan komitmen terhadap konsep pendidikan yang berkarakter Indonesia. Selama ini bangsa Indonesia telah terbuai dengan janji dan implementasi berbagai konsep pendidikan dari luar yang ternyata hanya menjauhkan atau mencerabut marwah ke-Indonesiaan dari generasi ke generasi berikutnya.

Sudah saatnya kita menggali, mengembangkan dan mengimplementasikan harta karun konsep pendidikan asli Indonesia yaitu yang salah satunya telah digagas dan diajarkan oleh Ki Hajar Dewantara yaitu: _*ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, dan tut wuri handayani*_ "Di Depan Menjadi Panutan atau Contoh, Di Tengah menjadi Penjalar atau Penyeimbang sepantara, dan di Belakang melakukan Dorongan (prajurit, ibaratnya)”.

Alhamdulillah...
Ahsanta dengan mengangkat tema “Pendidikan”, berharap dapat sedikit membuka mata dan telinga, sehingga mampu merangkai tekad bulat untuk berkiprah di masyarakat kelak dengan cara memperbaiki dan meningkatkan mutu pendidikan dalam negeri, yang tentunya tidak pernah terlepas dari peran agama sebagai pelita untuk menuntun jalan kehidupan agar mencapai kebahagiaan yang dijanjikan. 













*Ahsanta Edisi LXII*

*Dengan Tema "Pendidikan"*

*Siap menemani dan berbagi informasi dengan sahabat semua.*

Info pemesanan cetak ;
+201145655772 (@Saepul Jihad )
+20 111 551 4997 (@Royhan Aziz)

Hari Raya Iduladha adalah hari yang diperingati oleh umat Islam sedunia sebagai hari kebahagiaan, hari yang ditunggu-tunggu oleh sebagiaan kalangan, hari untuk menebar senyuman dan daging kurban. Padahal jika kita merenungkan esensi dari hari raya ini, niscaya senyuman kita akan sedikit bermakna, karena kita menemukan banyak sekali hikmah dibalik pensyariatannya.
Nabi Ibrahim, sebagai simbol dan pemeran diperingatinya hari raya kurban, tidaklah dikisahkan dengan kisah yang menyenangkan dan suka ria, tetapi dengan ketabahan dan keikhlasan yang luar biasa yang diselimuti oleh ketakwaan kepada yang Maha Esa.
Berangkat dari sanalah Ahsanta edisi ke 61 ini mengankat tema “Iduladha, Kurban dan Spirit Pengabdian”, sehingga mampu mengangkat esensi-esensi penting yang terkandung dibalik hari raya ini dan tujuan inti dari berkurban. Serta membicarakan problematik yang sedang dan akan terus ada di tengah-tengah umat menyangkut tema di atas.
Berkurban di hari raya, memiliki unsur terpenting di antara unsur penting lainnya, sebagai sentilan keras bagi kita umat Islam yang terkadang dibutakan oleh keindahan dunia, sehingga sulit sekali melepas apa yang sudah di tangan. Maka sudah jadi seharusnya, keikhlasan dan kepasrahan akan sesuatu yang paling kita cintai sekalipun di dunia ini, hendaklah ditahan dan diredam dengan kecintaan dan ketakwaan kita kepada Sang Pemilik alam semesta, Allah Ta’ala. inilah yang menjadi bahan renungan kita semua.
Alhamdulillah…
Ahsanta edisi kali ini mengangkat tema esensi kurban, namun tidak hanya itu ada juga obrolan ringan mengenai estafet kepemimpinan Banten di Tanah Air, kemudian mengenal lebih jauh watak orang Mesir, dan sepintas keragaman aktivitas Mahasiswa Indonesia di Mesir (Masisir), refleksi perjuangan wanita dalam sejarah, serta beberapa kisah menarik lainnya yang dapat sahabat Ahsanta temukan pada edisi kali ini. semoga kita bisa mengambil banyak ibroh dari berbagai rubrik yang ada, sehingga mampu membuka mata dan hati kita untuk lebih optimis dalam melangkah dengan ilmu, menjadikan kehidupan ini lebih berkualitas serta mampu menabung pundi-pundi amal kebaikan sebagai bekal di akhirat kelak.



*Ahsanta Edisi LXI*
*Dengan Tema "Hari Raya dan Esensi Kurban"*
*Siap menemani dan berbagi informasi dengan sahabat semua.*
Info pemesanan cetak ;
+201145655772 (@Saepul Jihad )
+20 111 551 4997 (@Royhan Aziz)

Kmbmesir.com- Kegembiraan sedang menimpa para warga Gamajatim, pasalnya tim kebanggaan mereka Airlangga Fc telah memenangkan kejuaraan sepak bola paling bergengsi, Jawa Cup XII 2016. Meskipun hanya mempertemukan tim-tim dari pulau Jawa, namun ajang ini cukup ketat mengingat yang bertarung adalah tim-tim besar di Pulau Jawa, sebut saja The jack Fc, Krakatau Fc, walisongo Fc, siliwangi Fc, dan Airlangga Sc. Semua tim yang mengikuti ajang ini mempunyai pemain pemain yang tidak diragukan lagi dalam hal sepak bola. Maka kemenangan ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi warga Gamajatim, terlebih lagi ini adalah pertama kalinya ASC bisa mengangkat piala juara selama 12 tahun terakhir. ekspresi kemenangan itu begitu terlihat ketika tim kebanggannya memboyong piala bergilir Jawa Cup. Untuk menggambarkan kebahagiaan tersebut  berikut kami kutip pernyataan pernyataan  dan komentar komentarbdari para warga dan pemain Gama jatim,
“Alhamdulillah setelah kematian 12 tahun kita bermain dengan awal yang baik dengan dua kemenangan. Dan kemudian kita terjatuh dan bangkit lagi sehingga kita bisa ada di final ini dan menjadi juara Alhamdulillah.”Deni Surya Satrio, Striker Airlangga SC
“Saya bersyukur atas kemenangan GAMAJATIM, Saya sebagai warga jawa timur merasa senang, semoga ke depannya GAMAJATIM semakin mantap dan jaya” ujar Filza nur afifi salah satu warga gamajatim asal Bojonegoro
“Ini merupakan sejarah. Bukan sejarah bagi kita tapi untuk masisir, dan oleh karna itu saya merasa sangat bangga kepada tim ASC GAMAJATIM karena kekompakan kita bersama, itulah yang menyebabkan kita menjadi juara pada Jawa Cup  yang ke-XII ini. Dan untuk kedepannya kita ingin ASC GAMAJATIM menjadi juara terus menerus.” Syifaudin, Pelatih Airlangga SC
“Alhamdulillah Kemenangan kita sunggauh perfect. Atas iziIn allah SWT walaupun memang sebelumnya kita menang unggul dengan skor 5-0. Namun pada hari ini alhamdulillah kita bisa mencetak gol 4-0 dalam laga finalti.” Hamdun jamil, Gubernur Gamajatim.
Tidak ketinggalan pula, The jack fc sebagai lawan yang menelan kekalahan turut mengucapkan selamat kepada Airlangga SC atas kemenangannya, dengan jiwa sportivitasnya pada akhir acara para pemain The jack FC bersalaman dengan para pemain Airlangga sc. Begitu juga Pak presiden beserta jajarannya, para gubernur dan segenap kepanitiaan turut merasakan senang dan mengucapkan selamat atas terlahirnya Airlangga SC sebagai juara baru Jawa Cup yang ke-12.





Kmbmesir.com - Setelah melalui persaingan yang sangat  ketat akhirnya pada minggu 28 Februari 2016 ajang bergengsi Jawa Cup XII yang mempertemukan 2 tim jagoan pulau Jawa, The Jak Fc (KPJ) vs Airlangga Sc (GAMAJATIM). 

Setelah mengalahkan The Jak Fc (KPJ) dengan skor telak 5-0, Airlangga Sc berhasil melaju ke babak final, sedangkan The Jak Fc memang sudah mengantongi poin yang tinggi sehingga menang maupun kalah tetap akan melaju ke partai final.
semenjak pluit pertama dibunyikan kedua tim mengeluarkan pemain-pemain handalnya, Airlangga Sc bermain sangat agresif , kemenangan telak yang mereka raih ketika semi final memberikan modal mental yang besar. Begitu juga The Jak Fc walaupun sempat kalah dengan skor yang cukup mencolok  namun mereka masih bermodalkan berbagai prestasi gemilang yang membanggakan, Hal itu membuat semangat juang mereka sama-sama kuat.
Terlihat sekali bahwa kekuatan kedua tim memang seimbang Meskipun saling melancarkan serangan, namun kedua tim juga memiliki pemain belakang yang kuat, hal itu membuat permainan lebih terpusat ditengah lapangan dan hanya sebentar mengunjungi para pemain belakang,
“ Setiap bola datang ke depan gawang, secara cepat bek kedua tim mengembalikannya ke tengah lapangan. Sepertinya bola banyak memantul di kaki para penyerang dan kedua tim sama susahnya untuk menembus bek lawan” ujar Soleh Fauzan, salah satu panitia Jawa Cup pemerhati statistik pertandingan.
Pertarungan sengit antara kedua tim berlangsung 80 menit, banyak pemain yang cedera dikarenakan atmosfer permainan cukup tegang dan keras, namun ada juga beberapa pemain yang melakukan diving serta taktik-taktik perang lapangan ala sepak bola pun tidak bisa dihindarkan. Wal hasil kartu kartu kuning tidak bisa dibendung wasit.
Hingga pluit terakhir ditiup skor kacamata kosong-kosong masih terpampang tanpa perubahan, sehingga membuat sang wasit memperpanjang waktu bermain sebanyak 30 menit, namun tetap saja hingga babak tambahan berakhir, kedua tim begitu hebat menjaga gawangnya masing masing.
Babak adu penalti menjadi penentu, masing-masing pemain dari kedua tim mengambil giliran menendang, Airlangga Sc yang terlihat menyantaikan suasana menendang dengan tepat sehingga mampu mengeksekusi dengan baik, 4 gol berhasil menggetarkan gawang lawan. Berbeda dengan The Jak, atmosfer ketegangan membuat para eksekutor The Jak tidak tenang, sehingga belum berhasil menembus gawang yang dijaga kiper Airlangga Sc. Hasil akhir 4-0 mengantarkan Airlannga Sc memenangkan kejuaraan Jawa Cup yang ke 12 pada tahun ini.

Airlangga Fc memenangkan dua pertandingan beruntun melawan The Jack Fc  (KPJ), sekaligus mematahkan langkah The Jak Fc mempertahankan gelar Juara.
Sedikit menengok kembali pertandingan sebelumnya bahwa kedua finalis yaitu tim The Jac FC (KPJ) dan Airlangga SC (Gamajatim) pernah bertemu dan bertanding dalam satu laga yang sama, Rabu (24/2). Poin yang sudah tinggi memastikan lolosnya tim The Jak fc ke babak final sekalipun mereka kalah dalam pertandingan tersebut. Kemenangan Airlangga Sc 5-0 dalam pertandingan tersebut menjadi alasan bahwa Airlangga Sc adalah tim yang cukup tangguh untuk melawan The Jak FC selaku juara Jawa Cup tahun lalu di final nanti.
Namun, akankah lahir juara baru di Jawa Cup tahun 2016 ini atau kemenangan akan tetap dipegang oleh tim The Jak FC?
Ketika diwawancarai mengenai kesiapan timnya, Bung Fathun selaku pelatih The Jak FC terfokus pada strategi khusus dalam menghadapi final, “Tentu kita berusaha membuat strategi khusus untuk final nanti, kita akan rundingkan dan sesuaikan bersama tim. Walaupun strategi sebelum-sebelumnya menjadi gambaran, akan tetapi kita usahakan akan ada yang baru di final nanti tentunya” ujarnya.
Lain halnya dengan The Jak FC, Syifauddin selaku pelatih Airlangga Sc tidak banyak berkomentar mengenai strategi khusus, ia lebih terfokus pada stamina pemain agar tetap terjaga sebelum menghadapi final nanti. “yang terpenting stamina yah, artinya kemarin kita sempat bermain 3 kali berturut-turut dalam laga. Nah, sekarang kita fokuskan pada tim untuk istirahat total agar ketika menghadapi final nanti dalam keadaan stamina yang sangat bagus.”
Pertandingan final pada hari minggu mendatang akan menjadi penentu siapa yang akan menjadi juara Jawa Cup 2016. Akankah tim The Jak FC (KPJ) tetap mempertahankan kemenangannya? Atau akan lahir juara baru Jawa Cup yaitu Airlangga Sc sebagai pemenangnya? Nantikan di Final Jawa Cup 2016 pada hari minggu, 28 Februari 2016.



Pertandingan semi final pada hari Rabu, 24 Februari 2016 adalah hari penentu siapa yang akan menjadi finalis final Jawa Cup 2016 hari minggu mendatang (28/2). Diawali dengan pertandingan Siliwangi fc melawan Krakatau fc yang berakhir 2-1 dengan Siliwangi fc sebagai pemenangnya. Kemudian disusul pertandingan Airlangga Sc dengan The Jak fc.
“Apabila Airlangga kalah dalam pertandingan melawan The Jak, maka finalis final adalah Siliwangi dan The Jak. Akan tetapi kalau Airlangga memenangkannya, maka saat final kita akan menyaksikan Airlangga dan The Jak kembali bertanding karena poin The Jak sudah tinggi, kalah atau menang mereka tetap masuk final.” Ujar Bang Ahmed selaku ketua KMB yang menjadi tuan rumah Jawa Cup tahun ini.

Namun, kemenangan berturut-turut yang di raih The Jak fc (KPJ) harus kandas diterjang Airlangga Sc dengan 5-0. Hasil yang membuat penonton terkejut dan sontak bertanya-tanya, The Jak kalah atau mengalah?
Hal tersebut disangkal oleh pelatih The Jak fc, Bung Fathun. “Penyebab kekalahan kita sebetulnya karena banyak juga pemain inti yang istirahat untuk persiapan final, tidak turun kelapangan. Tadi sudah cukup bagus mainnya, tapi mungkin kurang maksimal karena banyak pemain yang istirahat. Jadi kita lebih fokus untuk persiapan final nanti. Saya juga apresiasi permainan lawan sungguh sangat luar biasa” Ujarnya.

Di tribun lain, supporter Airlangga Sc (Gamajatim) bersorak meriah dengan yel-yel merayakan kemenangan telak timnya. Saat ditanya mengenai kemenangan tim asuhannya, Syifauddin selaku pelatih berkomentar, “Semuanya berkat pemain, pemain kompak, supproter juga kompak. Jadi saling mendukung kekompakan satu sama lain.”

Kemenangan tersebut membuat tim kesebelasan Airlangga Sc masuk ke babak final Jawa Cup 2016 pada hari Minggu mendatang (28/2) dengan The Jak fc sebagai lawannya. Tentu pertandingan final nanti kedua tim pasti akan lebih sengit dalam memperebutkan kemenangan.

Kairo, kmbmesir.com- Jika di Indonesia kita menemukan istilah the Jack vs Viking, maka di Mesir demikian. Mahasisiwa yang tergabung dalam Keluarga Pelajar Jakarta ( KPJ) dengan tim kebanggaan mereka, The Jak Fc. Senin, 22 Februari kemarin, The Jak Fc beradu kekuatan dengan Siliwangi FC (KPMJB, Jawa Barat). Dalam pantauan tim publikasi Jawa Cup, kedua tim sama-sama mempunyai mental dan kekuatan yang kuat dalam  pertandingan, namun tidak berlangsung lama The jack menusukan satu  Gol dari kerjasama yang apik dari tendangan pojok dan sundulan yang keras tepat didepan gawang, 1-0 untuk The Jak.
Pertandingan kembali berlanjut, Siliwangi Fc terlihat ganas mengejar kekalahanya, namun  terlihat kekuatan lini belakang The Jak yang dipimpin oleh saudara Yudha sangat sulit ditembus. Berkali-kali Siliwangi mencoba menyerang namun hanya sampai pada pertahanan saja.
Tidak jauh jarak dari gol yang pertama, The Jak yang mendapatkan tendangan sudut kembali bisa memanfaatkana peluang ini, ketika bola sampai didepan gawang, terlihat para pemain Siliwangi tidak bisa mengendalikan keadaan sehingga ketika  bola jatuh di kaki lawan,  Gol pun tidak bisa ditahan, The Jack memimpin dengan 2 Gol tanpa balas.
Peluit pertandingan kembali dibunyikan, kali ini siliwangi bermain lebih agresif  lini belakang The Jak yang tadinya sangat susah ditembus mulai melemah, tim biru melakukan serangan bertubi-tubi sehingga membuat The Jak sangat keteteran, akhirnya satu Gol dapat dihasilkan oleh Siliwangi.
Kedua tim semakin meningkatkan kekutannya pada menit akhir pertandingan, Siliwangi berusaha mengejar ketinggalannya dan The Jak berusaha menambah Gol agar tak terkejar, namun hingga peluit berakhir hasil skol tetap sama, 2-1 untuk kemenangan The Jak Fc.
Menanggapi hasil yang didapatkan Siliwangi dalam pertandingan ini, manager tim Siliwangi Fc, Cecep Muttaqin menyatakan bahwa timnya sudah bermain sangat baik, namun mereka hanya kalah dalam tendangana pojok saja.
“saya lihat kami memegang pertandingan ini, namun kami agak kurang bagus di 20 menit pertama sehingga membuat kami kebobolan 2 gol pada tendangan korner”
Disatu sisi pelatih The jack,  Fathun Mubarak  menyatakan bahwa anak anak selalu semangat dalam bermain, kekompakan  dalam bermain menjadikan mereka telah terbiasa untuk menjadi satu tim kuat yang selalu bersemangat.
Dengan kemenangan yang dihasilkan The Jak Fc atas Siliwangi Fc, maka pasukan Orange kembali kokohkan posisi di Final nanti. -Cay-




Kairo, kmbmesir.com- Laga panas “Derbi jawa” yang mempertemukan Walisongo Fc (KSW) dengan Airlangga Sc -ASC- (GAMAJATIM) kembali digelar (22/02/2016). Ketegangan antara dua kesebelasan ini sudah sangat terlihat jelas sejak peluit pertama dibunyikan. Kedua tim sama-sama mempunyai sistem peratahanan dan menyerang yang kuat sehingga membuat pertandingan ini menjadi sangat hidup, walau ASC memimpin diawal berkat gol dari Deni, namun hasil yang tidak diharapkan menimpa ASC setelah 3 gol bersarang di gawangnya ASC di babak pertama. Tentu hal ini membuat mental tim kebanggan Botaq mania itu semakin meyusut hingga peluit pertandingan pertama berakhir.

Ketika pertandingan kedua berlangsung, ASC meningkatkan kekuatan serangannya sehingga membuat gawang Walisongo Fc berulang kali terancam kebobolan dan membuat lini pertahanan Walisongo Fc sangat kewalahan, hal ini, membuat Mikail salah satu pemain Walisongo Fc tidak sengaja melakukan Gol bunuh diri, ASC semakin garang dalam menyerang namun serangan-serangannya selalu dapat dipatahkan oleh Walisongo Fc.

Pada akhir pertandingan tensi kedua tim sama sekali tidak berkurang, Walisongo Fc dan ASC saling menyerang dengan kekuatan penuh, hasilnya di babak kedua Walisongo Fc dan ASC masing-masing hanya menambah satu gol, hingga peluit akhir dibunyikan hasil laga 4-2 untuk keunggulan Walisongo Fc.

Menanggapi kemenangan ini pelatih Walisongo Fc, Eko Sutrisno meyatakan bahwa yang membuat Walisongo Fc terlihat kompak adalah kekeluargaan yang erat dan mental juara yang melekat pada diri setiap pemain.
“Walaupun peluang kami lepas dari juara Jawa Cup, tapi Alhamdulillah kami bisa mempertahankan catatan sejarah bahwa Walisongo Fc tidak pernah kalah dari Airlangga FC, namun saya akui  ASC mempunyai para pemain yang kompak dan solid”

Disisi lain pelatih ASC Syifauddin mengakui bahwa ASC kalah dalam masalah mental,
“Sebenarnya kami mempunyai kekuatan yang Seimbang dalam bermain, namun kami memang kalah dari segi mental”


Dengan kemenangan ini mengantarkan Walisongo Fc menempati peringkat ke 3 , namun disayangkan walaupun meraih kemenangan Walisongo sudah tidak bisa meraih kemenangan utama dikarenakan mereka mempunyai starting yang kurang baik, sedangkan ASC masih mempunyai satu pertarungan penentu Final melawan The Jak FC (KPJ). -Roel-


Kairo, kmbmesir.com-  Pertandingan Jawa Cup Sabtu, 20 Februari 2016 adalah hari menegangkan bagi tim Krakatau fc (KMB) dan Walisongo fc (KSW) serta bagi para suporter setianya. Setelah sebelumnya kedua tim belum pernah meraih kemenangan dalam pertandingan Jawa Cup tahun ini, akhirnya kedua tim bertemu dalam satu laga demi memperebutkan kemenangan yang sudah lama dinantinya.
Bang Jack Baduy, Pelatih Krakatau fc mengatakan, “Permainan tim dan lawan sangat luar biasa menarik dan sangat bikin cemas para penonton termasuk saya, keadaan yang sangat sengit sekali, karna mungkin ini merupakan laga penentu bagi kedua belah pihak yang memang butuh kemenangan dari sebelumnya yang sudah gagal.”
Namun sayang, kedua tim harus puas dengan score akhir seri 3-3. Bola sempat menjebol gawang Krakatau yang seharusnya score akhir menjadi 4-3 dan menjadi pertanda kemenangan Walisongo fc, akan tetapi tiupan peluit wasit pertanda offside memecah kebahagiaan supporter Walisongo. Goal tersebut tidak dianggap sah dan kedua tim pun harus puas dengan angka seri tersebut.
Saat di wawancara tim publikasi untuk kesekian kali, Eko Sutrisno selaku pelatih tim Walisongo fc tidak ingin berkomentar banyak. Eko hanya merasa bangga dengan timnya yang didominasi pemain junior tersebut, walaupun kemenangan lagi-lagi belum mereka raih, ia tetap bangga terhadap permainan timnya yang sudah berusaha maksimal.
Tidak kalah serunya dengan tim Krakatau fc dan Walisongo fc, tim Airlangga Sc dan Siliwangi fc juga melakukan pertadingan dihari yang sama. Kemenangan dalam pertandingan ini diraih oleh tim Airlangga fc dengan score akhir 1-0. Kemenangan tersebut mengantarkan Airlangga menduduki tempat kedua dibawah The Jak fc (KPJ) dalam klasemen sementara.

Selanjutnya tim Siliwangi fc akan bertanding dengan The Jak fc hari Senin esok (22/2) dan tim Walisongo fc akan bertanding dengan tim Airlangga fc di hari yang sama.

Add caption


Rabu kemarin (17/2) adalah hari berkesan bagi penonton setia Jawa Cup XII 2016, mengingat hari itulah dua tim jagoan Jawa Cup bermain dalam satu laga yang sama. Sebuah pertandingan yang dinanti-nanti oleh para suporter setianya. Pertandingan yang menjadi tombak utama pencapaian dalam kesiapan timnya.
Pertandingan antara tim The Jak FC (KPJ) dan tim Walisongo FC (KSW) berlangsung sangat sengit, iringan emosional dalam permainan beberapa kali terjadi sehingga sikut-menyikut dan cedera pemainpun tidak dapat dihindari. Namun demikian, sprotivitas tetap dijaga kedua tim dengan wasit sebagai hakim utamanya.
Pelatih KPJ, Fathun Mubarok memaklumi akan banyaknya gesekan pemain dilapangan, karena kedua tim sangat gigih dalam mencuri kemenangan. Ia mengapresiasi ketangguhan tim lawan, “Walisongo adalah tim yang sangat kuat di Jawa Cup dan punya sejarah yang bagus” ujarnya.
Alhusain Farid yang kerap disapa Bang Ucin selaku Kapten KPJ angkat bicara soal strategi timnya, "Tadi tim The Jak menggunakan formasi pemain transisi 4-2-3-1. Formasi ini memang berat dan butuh konsentrasi serta pemahaman yang baik. Untuk keadaan yang cedera alhamdulillah tidak ada yang parah dan masih bisa bermain di hari kedepan. Untuk strategi permainan selanjutnya kita masih rundingkan dan melihat permainan  lawan.”
Di akhir acara, tim publikasi Jawa Cup juga mewawancarai pelatih Walisongo fc, Eko Sutrisno yang sangat bangga dengan tim Walisongo fc apapun hasil akhirnya. Ia juga memberikan selamat atas kemenangan The Jak FC (KPJ) dalam pertandingan tersebut.
Lanjutnya Eko Sutrisno mengatakan, “Sebenarnyapemainbukan alasan kekalahan,walaupun emang sudah banyak pemain legend yang istirahat atau pulang sekitar hampir 85%.Tahun inil ebih didominasi pemain junior,tapi saya tetap bangga dengan peforma mereka.Pemain baru bukan alasan kegagalan karena merek atelah berusaha secara maksimal.”
Kekahalahan tim Walisongo FC 2-3 dari tim The Jak FC telah mengantarkan The Jak meraih kemenangan keduanya setelah sebelumnya mengalahkan tim Krakatau FC5-1, pada Senin lalu (15/2). Berikutnya tim The Jak FC akan menghadapi tim Siliwangi FC pada hari Senin mendatang (22/2), dan tim Walisongo FC akan menghadapi tim Krakatau FC hari Sabtu mendatang (20/2).



Kmbmesir.com- Keberuntungan sepertinya tidak memihak kepada tim Krakatau pada pertandingan pertamanya. Tim kebanggaan KMB itu kalah telak 5-1 oleh tim The Jak fc (KPJ). Walaupun persiapan tim Krakatau sudah dianggap cukup dan permainannya tidak kalah bagus, namun kemenangan tetap saja berpihak pada tim lawan.Terlihat para pemain seperti kelelahan karena tidak bisa dipungkiri sebagian pemain inti terjun dalam kepanitian. Hal ini tentu saja membuat pelatih Krakatau tidak tinggal diam, terlihat setelah tim asuhannya itu keluar lapangan, ia langsung melakukan briefing secepatnya.
Ketika dikonfirmasi oleh tim publikasi Jawa Cup, pelatih tim Krakatau yang bernama Parman Ajun atau yang lebih dikenal dengan panggilan Jack Sparow mengatakan: “Saya kira kita jadi dituntut untuk mengoreksi diri dan harus mengevaluasi, banyak hal yang perlu dipersiapkan dan dirumbukkan lagi, jadi sekalipun dalam hal ini Krakatau belum maksimal bertanding, maka itu sebagai penuntun bagi kami untuk lebih mempersiapkan diri. Akan tetapi, saya tetap merasa senang tiap Tim Krakatau bermain, selalu bahagia, karena saya pikir bahan dasar dari pertandingan ini adalah silaturrahmi. Oleh karenanya saya merasa senang saat mereka bertanding, karena mereka jadi bisa bersilaturrahmi tentunya sesuai harapan dasar kita bersama. Pesan saya untuk panitia, saya harap panitia tetap semangat dan kompak demi suksesnya acara ini.”
Cuaca yang panas memang menyulut emosional kedua kesebelesan yang bertanding di atas terik matahari, tapi walau begitu spotivitas dan fair play tetap di jaga hingga akhir pertandingan. Disisi lain salah satu pemain tim The Jak (KPJ) yang menjadi man of the match mengatakan bahwa tim Krakatau adalah tim yang hebat dalam masalah pertahanan, “Krakatau adalah tim yang hebat, saya sangat kewalahan dalam menembus pertahanannya.” Ujar Irfan Taqwa. Untuk selanjutnya tim Krakatau akan menghadapi tim Airlangga fc pada hari rabu, 17 Februari mendatang. Sedangkan The Jak fc akan menghadapi Walisongo fc di hari yang sama.
Kmbmesir.com-Genderang kembali ditabuh, acara bergengsi dan spektakuler kembali dibuka. Setelah sukses dilaksanakan selama 11 tahun. Kini, pertandingan Jawa Cup kembali diadakan. Acara jawa cup ke 12 ini dibuka secara resmi tanggal 15 fabuari 2016. KMB sebagai tuan rumah mengawali pembukaan dengan grand opening yang luar biasa, diiringi dengan penyerahan piala bergilir dari juara tahun lalu yaitu tim The Jak (KPJ). Acara dihadiri oleh ratusan masisir dari berbagai kalangan, turut hadir pada acara tersebut Presiden PPMI Mesir Abdul Ghofur Mahmudin beserta beberapa pembesar PPMI lainnya. Dan Ketua Wihdah PPMI Zakiah Rahmah dan wakilnya. Dan juga beberapa tamu undangan dari pihak sponsor yang telah mensupport suksesi Jawa Cup XII ini.
Dalam kesempatan itu Presiden PPMI mengatakan bahwa 2 minggu stelah acara Jawa Cup dan Sumatra Cup akan mengadakan Indonesian Games yg akan diikutsertakan oleh 17 kekeluargaan yang ada di Mesir. Presiden berharap acara ini berjalan dengan lancar tanpa ada perselisihan didalamnya. Jika acara Jawa Cup dan Sumatra Cup berhasil tanpa ada bentrok, maka Indonesian Games akan diadakan, akan tetapi apabila dalam dua acara tersebut terjadi bentrok, PPMI akan mengkaji ulang acara Indonesian Games tersebut perlu dilaksanakan atau tidak. Pak Presiden PPMI pun menegaskan perkataannya tersebut. "Meski acara Indonesian Games sudah dibahas di permusyawarahan akbar yg harus dilaksanakan, tapi jika dalam Jawa dan Sumatra Cup ada bentrok, kami akan kaji ulang, saya tidak takut LPJ (Laporan Pertanggung Jawaban) saya ditolak, yang saya lakukan ialah demi kebaikan masisir semuanya.” Acara inipun dibuka secara simbolis oleh Presiden dengan menendang bola pertanda acara Jawa Cup telah dibuka.

Kairo, kmbmesir.com- semakin dekatnya kompetisi bergengsi Jawa Cup XII sekitar H-3 terhitung dari hari ini, akhirnya panitia mengadakan technical meeting bersama perwakilan tim kesebelasan 5 kekeluargaan Forum Jawa pada hari ini Jum’at 12 februari di padepokan KMB. Bertujuan untuk membentuk jadwal pertandingan yang akan berlaga pada hari senin 15 februari mendatang. Dan juga sekaligus mengesahkan dan menandatangani peraturan pertandingan yang sudah dirumuskan oleh komite disiplin (Komdis). Acara berjalan dengan lancar sampai akhir. Di penghujung acara para perwakilan kesebelasan membayar registrasi sebesar 600 Le yang dialokasikan untuk menunjang suksesnya agenda tahunan forum jawa ini. hasil drawing pertandingan bisa dilihat dibawah ini.

Kairo, kmbmesir.com -kamis 11 februari Panitia Jawa Cup XII 2016 memediasi komite disiplin (Komdis) untuk rapat di Ashob Gami’ yang terdiri dari perwakilan setiap kekeluargan Forum Jawa yang akan berkompetisi pada hari senin 15 februari mendatang. Dengan tujuan membahas peraturan dan keamanan pertandingan yang akan berlangsung nanti. Peran KOMDIS sendiri sangatlah urgent dalam kelancaran perhelatan akbar tahunan ini, selain fungsinya untuk membentuk peraturan dan sanksi-pun untuk mengawal sejauh mana peraturan itu diindahkan oleh setiap tim yang bermain pada laga Jawa Cup XII dan juga berfungsi untuk memecahkan masalah atau kasus yang memang belum dibahas pada kesepakatan peraturan yang telah di bentuk. Peraturan pertandingan akan dibagikan esok hari nya Jum’at 12 februari pada Technical Meeting kepada setiap tim kesebelasan forum jawa yang bertempat di Padepokan KMB, Zahro. Pada Technical Meeting nanti hanya tinggal membahas jadwal pertandingan dan menyepakati peraturan pertandingan yang sudah di rumuskan oleh forum jawa dan KOMDIS saja.
Kairo, kmbmesir.com – The Jak FC, tim sepak bola milik KPJ (Keluarga Pelajar Jakarta) sang juara tahun lalu tak ingin lengah dengan euphoria kemenangan yang mereka capai pada tahun 2015 lalu. Kesebelasan ini berhasil mengokohkan diri menjadi juara Jawa Cup ke – 11 setelah sebelumnya berturut-turut dimiliki kesebelasanWalisongo FC milik KSW.

Persiapan sangat matang, tim asuhan Bang Fathun Mubarok ini terus melakukan latihan rutin juga beberapa kali mengadakan tanding uji coba melawan kesebelasan lain. Setelah melawan Airlangga FC pada hari Rabu (6/2/2016) lalu di Nadi Thalai', Zahra. Tim ibu kota yang dipimpin oleh sang kapten Alhusain Farid atau yang kerap disapa Ucin kembali melakukan laga uji coba melawan kesebelasan milik KMJ ( Keluarga Mahasiswa Jambi).


Setiap tim akan menunjukkan kegigihan dan ketangguhan miliknya dalam ajang sepakbola paling bergengsi milik Forum Jawa ini, semuanya akan berlomba untuk menuai prestasi di bidang olahraga ini, dengan balutan suasana persaingan ketat dan silaturrahim yang kuat, mari kita sukseskan agenda akbar milik kita dan bersama-sama menyukseskannya.
Kairo, kmbmesir.com – kegigihan tim Siliwangi cukup menggemparkan suasana persiapan Jawa Cup tahun ini. Beberapa hari lalu, Rabu (3/2/2016) di Suq Sayarot Siliwangi, The Jak, dan Airlangga mengadakan latihan rutin yang kebetulan hari itu panitia dokumentasi dan publikasi Jawa Cup sedang bertugas meliput di sekitar Suq Sayarot, sungguh menakjubkan mata, Siliwangi bermain dengan strategi yang sedikit berbeda dengan tim lain, tampaknya Siliwangi telah mempersiapkan timnya untuk merebut juara tahun ini.

Beberapa hari lalu, selasa (2/2/2016) tim Siliwangi mengadakan latihan uji coba dengan Airlangga FC yang diakhiri dengan kekalahan tim Siliwangi.Namun hal ini tak buat kerja tim melemah, justru Siliwangi semakin gencar dalam latihan, dibuktikan dalam pertandingan uji coba lanjutan pada hari senin (8/2/2016) dengan tim KSMR riau, Siliwangi berhasil menundukan juara Sumatra Cup tahun lalu dengan score 3-2, sejauh ini Siliwangi telah mengungguli tiga kemenangan dari lima kali ujicoba. Sebuah pencapaian yang patut diperhitungkan tim lawan.


Tuan rumah Jawa Cup tahun lalu ini sangat gigih untuk membayarkan kegagalan pada final Jawa Cup sebelumnya menghadapi kesebelasan The Jak FC tahun 2015 lalu . Siliwangi siap bersaing dan menyabet gelar juara Jawa Cup ke-12 seperti halnya kesebelasan lain.
Kairo, kmbmesir.com – Walisongo FC, tim sepak bola asal KSW ini kembali menyapa Laskar Semar Mendem untuk ikut mendukung timnya  dalam liga Jawa Cup Senin, 15/2/2016. Kesebelasan pemegang  9  trofi Jawa Cup ini sangat siap menyambut pagelaran akbar Jawa Cup XII yang akan dihelat di NadiThalai'
, Zahra.
"Sampai sekarang Alhamdulillah Walisongo sudah beberapa kali melakukan latihan intensif dan sesekali sparing. Namun tidak berhenti disini, kita banyak melakukan pertandingan  persahabatan untuk menghadapi turnamen Jawa Cup kali ini, Walisongo siap untuk berkompetisi kembali memperebutkan gelar juara tahun ini," ujar ustadz Fahmi sebagai kapten Wallisongo FC.

Ketangguhan Penasaran siapa yang akan menjadi juara pada turnamen Jawa Cup ke-12 tahun ini ?  Dukung tim kesayangan kalian dan semarakan pagelaran akbar tahunan Forum Jawa di NadiThalai', Zahra pada senin mendatang!Walisongo FC sudah tak diragukan lagi, dengan deretan trofi Jawa Cup dan juga kompetisi lainnya, tim yang diasuh oleh Eko Sutrisno ini merupakan tantangan cukup besar bagi kesebelasan lainnya yang juga tak kalah tangguh. Dalam sepakbola tak ada yang pasti, semua masih bisa terjadi. 
Airlangga Sport Club (ASC), berdiri pada tahun 1998. ASC merupakan komunitas atlet atau olahragawan asal Jawa Timur yang berada di Mesir di bawah naungan Keluarga Masyarakat Jawa Timur (GAMAJATIM). 
Nama Airlangga terambil dari filosofi Airlangga itu sendiri yang merupakan pendiri Kerajaan Kahuripan, yang memerintah tahun 1009-1042 M dengan gelar Abhiseka Sri Maharaja Rakai Halu Sri Dharmawangsa AirlanggaAnantawikramottunggadewa.
Dengan harapan Airlangga Sport Club ini menjadi wadah pencetus atlet Jawa Timur serta pengembang bakat olahraga arek-arek Jawa Timur Mesir.
Krakatau FC adalah klub sepak bola Keluarga Mahasiswa Banten di Mesir, telah mengikuti Jawa Cup I hingga Jawa Cup XII tahun 2016 ini. 
Istilah penamaan Krakatau FC diambil dari nama sebuah gunung di selat Sunda. Filosofi sebuah gunung memiliki makna kokoh dan menjulang tinggi berujung pada satu titik. 
Harapan kami ini akan membuat Krakatau FC solid dan kuat untuk menuju satu tujuan mewujudkan persatuan dan persaudaraan di lapangan maupun diluar lapangan.
Siliwangi FC didirikan pada tanggal 17 Agustus 1987 dan disahkan di Kairo- Mesir. Pada awalnya Siliwangi merupakan tim sepak bola Persatuan Mahasiswa Indonesia di Mesir. 
Namun seiring berkembangnya zaman, muncul tim-tim dari kekeluargaan lain, sehingga mengharuskan Siliwangi Fc menjadi tim kekeluargaan dari Jawa Barat ini. 
Warna biru sebagai warna kebanggaan dan Bobotoh Siliwangi sebagai awak supporter telah meraup berbagai piala diajang kancah olahraga. Dengan moto yang selalu digaungkan “Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh”.
The Jak, sebagai sebuah club sepak bola yang disahkan di Wisma KPJ (Keluarga Pelajar Jakarta) Mesir pada tahun 2002 lalu. 
Tim yang cukup disegani lawan ini telah menorehkan berbagai prestasi, seperti Juara 1 PON PPMI Mesir 2015, Runner Up Jawa Cup 2009, 2012, 2013 dan Juara 1 Jawa Cup 2015 tahun lalu.
Bermotokan “Jangan Lupa Bahagia” dan supporter Kompor Mledug sering meramaikan lapangan pertandingan dimanapun berada.

Ketua                                : Nurul Ahmad
Wakil Ketua                    :Saeful Jihad
Sekretaris                        : Nasrudin Babas Hasan
Bendahara                       : Anas Prihadi

DEPDIK (Departemen Pendidikan)
Koordinator                     : Bahrul Ulum
                                           M. Sholeh Fauzan
                                           M. Imam Ibrahim
                                           Hamzah Nurseha
                                           Jaenujis
                              
DEP. SOSBUD (Departemen Sosial dan Budaya)
Koordinator                     : Raygiano
                                            Ajas
                                           Chamdun Ghozali
                                           Tol’at
                                            Izzun Jundullah
                                                                                            
DEP. INKOM (Departemen Informasi dan Komunikasi)
Koordinator                     : Bagus Fadli
                                            Syahrul Munawir
                                           Ahmad Andika

DEP. BIKODASTIKA (Departemen Biro Koordinasi Data dan Statistik Anggota)
Koordinator                     :Ikmal Nurhakim
          Iqbal Ul-Haq

DEPTRI (Departemen Keputrian)
Koordinator                     : Niken Agustin
                                            Aisyah Ummu Fadilah

                                            Rehna Karlina