Wanita dan Intervensi Barat - KMB Mesir
Kabinet Cekatan 2016-2017
» » » Wanita dan Intervensi Barat



Oleh : Nur Murhayati,
Sebagai manusia yang diciptakan dengan akal dan segala keistimewaan yang tak dimiliki oleh makhluk lain, tidak sepantasnya  hanya diam, pasif, dan berpangku tangan dengan segala kenikmatan serta ketercukupan duniawi. Terlena dengan tipuan materialistis dan tercuci oleh paham-paham kontemporer yang sesat, serta pola pikir barat. Dinamika organisasi-organisasi perusak akidah tak kalah marak menghantam mindset mereka dan menjadikan barat ibarat kiblat segala aspek kehidupan. Begitu banyak problema umat yang melemahkan dan menikam kaum muslim dari belakang. Siapakah yang akhirnya harus bertanggungjawab untuk masalah besar ini?
Berpola pikir kebarat-baratan yang dianut oleh kaum muda muslim, mempelopori munculnya doktri-doktrin yang salah. Tanpa disadari mereka telah di adu domba oleh barat dan dipaksa manut risalah mereka. Apakah kita hanya puas menonton tanpa bertindak? Saatnya bagi umat Islam bangkit dan kritis dengan segala gejolak keterpurukan akidah, akhlak, dan pola pikir tersebut. Hendaklah kaum muda Islam bergerak dan mulai menyusun strategi jitu guna menghadang seluruh adu domba yang ada.
Sedikit merujuk sejarah peradaban Islam saat berada dipuncak keemasan dan kejayaan. pemuda-pemuda muslim yang hebat adalah tonggak kemenangan dari setiap pertempuran. Jiwa,dan mental muslimlah yang menggetarkan medan peperangan lawan. Dan kemudian kita akan kembali dihadapkan dengan pertanyaan yang sangat dahsyat pengaruhnya untuk umat Islam saat ini, Siapakah sosok pembentuk pribadi ulung tersebut?
Maka kita akan dihadirkan dengan satu jawaban yang sama,,”Wanita-wanita hebat”. Merekalah sebenarnya tiang terkokoh penonggak kuatnya umat Islam. Wanita-wanita seperti Sumayah bintu Yasir dan Ummu Aiman lah contoh sosok muslimah unggul itu.
Salah satu kunci Barat menghancurkan generasi Islam adalah dengan mulai memunculkan pengaruh-pengaruh feminis dalam benak setiap muslimah, ditanamkan paham kapitalis dalam diri mereka dan sematkan doktrin-doktrin sekuler. Hingga akhirnya muncul banyak penyimpangan yang dilakukan oleh wanita-wanita muslim, mulai dari keenganan mereka mengurus dan menyusui anak-anak,  meninggalkan mereka dengan pembantu tanpa adanya perhatian ataupun kasih sayang yang mereka salurkan untuk mereka. Mereka hanya mengejar dunia dan melupakan tugas serta kewajiban mereka sebagai pendidik generasi muslim. Maka tak jarang kita temukan anak-anak yang durhaka kepada ibunya, entah membantah ataupun menghujat nasihatnya hingga memukul ibunya sendiri. Mental seperti inilah yang diinginkan barat untuk menghancurkan umat Islam.

Wanita-wanita muslim harus sadar dengan kondisi yang memprihatinkan ini. Islam mengajarkan umatnya khususnya wanita muslim agar berperan besar dalam memperkuat umat. Totalitas wanita dibutuhkan dalam menghadang keterpurukan umat ini. Maka hendaklah kita saat ini bangkit sebagai muslimah hebat yang akan membentuk generasi-generasi muslim yang unggul. Membekali diri dengan akidah yang  baik, pola pikir yang benar dan akhlak yang mulia. Hingga terbentuklah kemudian sosok pemuda muslim yang tangguh, ulama yang intelek, dan ilmuwan-ilmuwan muslim yang berakhlak Al Qur’an. Mari kita tepis adu domba barat dan kokohkan pilar keimanan dalam diri. 

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply